Minggu, 18 Maret 2012

Rosulullah SAW Bersabda,"Barang siapa yang tujuan utamanya adalah meraih pahala akhirat, niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya berada dalam kalbunya. Menghimpunkan baginya semua potensi yang dimilikinya, dan dunia akan datang sendiri kepadanya seraya mengejarnya. Sebaliknya barang siapa yang tujuan utamanya adalah meraih dunia. Niscaya Allah akan menjadikan kemiskinan benda di depan matanya. Membayarkan semua potensi yang dimilikinya dan dunia tidak mau datang sendiri kepadanya, kecuali menurut apa yang telah di taqdirkan untuknya.“ (HR. Tirmidzi) jakarta 19 maret 2012
hemm terasa hari sangat membosankan sayang kau tak di sampingku saat cerita'' ini butuh tempat tuk endapkan lelah yang tak pasti di sini di batas kota ini di samping makam empat puluh pintu aku lewati siang malam dalam keheningan dalam kesendirian berteman nelangsa yang sepi tanpa ada yang memapah saat ku terseok'' dalam perjalanan yang hampa saat semua seperti angkuh merengkuh harapanku sejenak ku terdiam di sudut senja yang temaram di samping makam empat puluh pintu tergoyah fikiran ini tak tahu kemana hendak menentu arah semua seperti pecah dalam keheningan saat petang mulai menyala ku pu n terhenti di batas kota ini berdiri dalam kesendirian yang terbelenggu debu'' lelah yang letih hendak aku bertanya namun alampun seperti terdiam gelap kini mulai menyala aku masih di sini dalam ketidak pastian dalam langakah goyah tanpa arah seperti raga tanpa ruh sinar purnama yang berseri tak seindah senyumu dulu kemaren kau datang kepadaku bercerita tentang kesedihanmu ohh betapa itu telah jauh dari aku tiada canda mu seperti yang dulu semua telah sirna seperti di telan bumi tak terasa selewat musim terlewti tanpa ada kisi'' cerita tentang engkau dan aku jakarta 18 maret 2012 *boedhy.h

Minggu, 26 Februari 2012

kaca pangilon

Wayah sore sumelang ati tansah trenyuuh kelingan jaman semana rikolo tesih orip ing ndeso koyo angin kang semribit nelangsa kui ngeliwati pepengin ati amargo kasunyatan mung urip sengsoro naliko dino tansah sepi ing pamrih pikiranku koyo andedamar kanginan ngetan ngulon kleang kabur kanginan nggoleti arah ing sajroning rogo ingkang letih Embun wengi kang mrentul mrenthul meling Sak dhuwure gegodongan kang ijo royo'' sumilir Negasake sepiku ing dino iki Kang tansoyo nggubel ing kahanan rogo Sopo nglegowo dowo tanpa warna Naliko wewayangane tak sopo Grimis iseh kemepyur buyar koyo beling beling pangilon kang ajor Neng endi anggonku nggoleki maneh Koco pangilon Banyu tlogo wes katon ijo kebak lumut ing njero kono Ora ono pewayanganku Opo aku iseh prasojo Embun wengi kang adem njenkut Atiku keslamur lumut ing pandungo kang teges leles linuwih nrimo ati tansah nyuwun ing sa lembaring dungo'' tansyah minulyo mugi'' gusti ingkang moho kuoso pinaring derajat lan urip ingkang asrep tuwin becik lan prasojo ing sajroning lelampahaning kulo niki jalmo biasa ingkang nggadahi gegayuhaning urip ing alam ndunyo kangge sangu dumunung alam kelanggengan amien.... jakarta 26 februari 2012
boedhy.h

Jumat, 27 Januari 2012

kadang pemikiran manusia itu secepat ia datang secepat itu pula pergi bisa berubah rubah dalam hitungan detik(boedhy.h)

Senin, 23 Januari 2012

di sini

di sini ku lalui hari tanpa ada yang menemani di sini ku jalani hidup tanpa ada arah pasti di sini ku jalani sang waktu yang terus berganti di sini kulalui hari demi hari tak terasa selewat musim telah terlewati tanpa ada kisi'' dalam jejak langkah yang ku jalani sendiri lalui sang waktu yang terus berganti entah sampai kapan lembaran ini terus dalam sepi namun kubiarkan semua berjalan seperti air yang mengalir tanpa harus ku paksakan untuk menjadi keinginan di hati jika kenyataan harus menjadi sebuah ketidak inginan hati tak seperti harapan dalam penantian selama ini pagi yang sangat indah membawa raga yang lelah dengan semangat yang tak pernah gundah demi sebuah stu cinta dan cita boedhy.h jakarta 24 januari 2012 " hari ini akan lebih baik dari hari kemarin dan hari esok akan menjadi lebih baik pula dari hari ini ( boedhy.h)