Selasa, 01 Mei 2012

agenda harian


Semoga kita senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal yang akan memperberat timbangan kebaikan di yaumil akhir, berikut rangkaian yang bisa dilakukan 1. Agenda pada sepertiga malam akhir a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya, b. Menunaikan shalat witir c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh Rasulullah saw bersabda: يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ “Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari Muslim) 2. Agenda Setelah Terbit Fajar a. Menjawab seruan azan untuk shalat subuh ” الَّلهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ “ “Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang telah dikumandangkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan karunia, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. (Ditashih oleh Al-Albani) b. Menunaikan shalat sunnah fajar di rumah dua rakaat Rasulullah saw bersabda: رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا “Dua rakaat sunnah fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (Muslim) وَ قَدْ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي رَكْعَتَي الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ وَقُلْ هُوَ اللهُ أَحَدَ “Nabi saw pada dua rakaat sunnah fajar membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan “Qul huwallahu ahad”. c. Menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid –khususnya- bagi laki-laki. Rasulullah saw bersabda: وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِي الْعَتْمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا “Sekiranya manusia tahu apa yang ada dalam kegelapan dan subuh maka mereka akan mendatanginya walau dalam keadaan tergopoh-gopoh” (Muttafaqun alaih) بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ “Berikanlah kabar gembira kepada para pejalan di kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”. (Tirmidzi dan ibnu Majah) d. Menyibukkan diri dengan doa, dzikir atau tilawah Al-Quran hingga waktu iqamat shalat Rasulullah saw bersabda: الدُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ “Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak” (Ahmad dan Tirmidzi dan Abu Daud) e. Duduk di masjid bagi laki-laki /mushalla bagi wanita untuk berdzikir dan membaca dzikir waktu pagi Dalam hadits nabi disebutkan: كَانَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إَذَا صَلَّى الْفَجْرَ تَرَبَّعَ فِي مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ الْحَسَنَاءُ ” Nabi saw jika selesai shalat fajar duduk di tempat duduknya hingga terbit matahari yang ke kuning-kuningan”. (Muslim) Agenda prioritas Membaca Al-Quran. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya waktu fajar itu disaksikan (malaikat). (Al-Isra : 78) Dan memiliki komitmen sesuai kemampuannya untuk selalu: - Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali - Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali - Bagi yang mampu menambah lebih banyak dari itu semua, maka akan menuai kebaikan berlimpah insya Allah. 3. Menunaikan shalat Dhuha walau hanya dua rakaat Rasulullah saw bersabda: يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى “Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan sedekahnya, setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkat kan barang ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah sedekah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah sedekah”. (Bukhari dan Muslim) 4. Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah Rasulullah saw bersabda: مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمِلِ يَدِهِ، وَكَانَ دَاوُدُ لا يَأْكُلُ إِلا مِنْ عَمِلِ يَدِهِ “Tidaklah seseorang memakan makanan, lebih baik dari yang didapat oleh tangannya sendiri, dan bahwa nabi Daud makan dari hasil tangannya sendiri”. (Bukhari) Dalam hadits lainnya nabi juga bersabda: مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ “Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga”. (Muslim) d. Menyibukkan diri dengan dzikir sepanjang hari Allah berfirman : أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ “Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang” (Ra’ad : 28) Rasulullah saw bersabda: أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهَ أَنْ تَمُوْتَ ولسانُك رَطْبٌ من ذِكْرِ الله “Sebaik-baik perbuatan kepada Allah adalah saat engkau mati sementara lidahmu basah dari berdzikir kepada Allah” (Thabrani dan Ibnu Hibban) . 5. Agenda saat shalat Zhuhur a. Menjawab azan untuk shalat Zhuhur, lalu menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di Masjid khususnya bagi laki-laki b. Menunaikan sunnah rawatib sebelum Zhuhur 4 rakaat dan 2 rakaat setelah Zhuhur Rasulullah saw bersabda: مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ “Barangsiapa yang shalat 12 rakaat pada siang dan malam hari maka Allah akan membangunkan baginya dengannya rumah di surga”. (Muslim). 6. Agenda saat dan setelah shalat Ashar a. Menjawab azan untuk shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan shalat Ashar secara berjamaah di masjid b. Mendengarkan nasihat di masjid (jika ada) Rasulullah saw bersabda: مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ “Barangsiapa yang pergi ke masjid tidak menginginkan yang lain kecuali belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya ganjaran haji secara sempurna”. (Thabrani – hasan shahih) c. Istirahat sejenak dengan niat yang karena Allah Rasulullah saw bersabda: وَإِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقٌّ “Sesungguhnya bagi setiap tubuh atasmu ada haknya”. Agenda prioritas: Membaca Al-Quran dan berkomitmen semampunya untuk: - Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali - Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali - Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan, maka akan menuai kebaikan yang berlimpah insya Allah. 7. Agenda sebelum Maghrib a. Memperhatikan urusan rumah tangga – melakukan mudzakarah – Menghafal Al-Quran b. Mendengarkan ceramah, nasihat, khutbah, untaian hikmah atau dakwah melalui media c. Menyibukkan diri dengan doa Rasulullah saw bersabda: الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ “Doa adalah ibadah” 8. Agenda setelah terbenam matahari a. Menjawab azan untuk shalat Maghrib b. Menunaikan shalat Maghrib secara berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki) c. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib – 2 rakaat d. Membaca dzikir sore e. Mempersiapkan diri untuk shalat Isya lalu melangkahkan kaki menuju masjid Rasulullah saw bersabda: مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً “Barangsiapa yang bersuci/berwudhu kemudian berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari kewajiban Allah, maka langkah-langkahnya akan menggugurkan kesalahan dan yang lainnya mengangkat derajatnya”. (Muslim) 9. Agenda pada waktu shalat Isya a. Menjawab azan untuk shalat Isya kemudian menunaikan shalat Isya secara jamaah di masjid b. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Isya – 2 rakaat c. Duduk bersama keluarga/melakukan silaturahim d. Mendengarkan ceramah, nasihat dan untaian hikmah di Masjid e. Dakwah melalui media atau lainnya f. Melakukan mudzakarah g. Menghafal Al-Quran Agenda prioritas Membaca Al-Quran dengan berkomitmen sesuai dengan kemampuannya untuk: - Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali - Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali - Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan bacaan maka telah menuai kebaikan berlimpah insya Allah. Apa yang kita jelaskan di sini merupakan contoh, sehingga tidak harus sama persis dengan yang kami sampaikan, kondisional tergantung masing-masing individu. Semoga ikhtiar ini bisa memandu kita untuk optimalisasi ibadah insya Allah. Allahu a’lam

Selasa, 10 April 2012

langkah awal

langkah awal untuk tujuan akhir meniti jeruji kehidupan yang terus melaju dalam perputaran sang waktu entah sampe kapan ku bergelut dalam ketidak pastian di sini ku coba berjejal dalam bisng yang hening jakarta 11 april 2012

Sabtu, 07 April 2012

ispirasi

1Perjuangan membuktikan bahwa kesabaran, kerja keras, dan konsistensi pasti membuahkan hasil(BOEDHY.H) 2Harus tekun, kerja keras, detail, dan rajin berdoa supaya berhasil [boedhy.h] 3Jangan remehkan hobi ,karena hobi yang kita tekuni bisa menjadi nilai tinggi[boedhy.h] 4Witing tresno jalaran suko kulino[boedhy.h] 5Jeli melihat peluang bisnis terbukti mampu mengubah nasib dan taraf hidup seseorang, asalkan dia mau berusaha dan tekun bekerja.[boedhy] 6Kesuksesan Berawal dari Kesenangan[boedhy.h] 7Bila berbisnis jangan hanya mengandalkan ikhtiar dunia, tapi juga ikhtiar akhirat seperti shalat, sedekah, dakwah. Dengan ikhtiar akhirat ini yang mengintervensi langsung (adalah) Allah,Siapa yang bisa menghentikan Allah,[boedhy.h]

Kamis, 22 Maret 2012

salamin mubin

seperti ada dan tiada ia datang dan kini juga menghilang bak sebuah fatamorgana ia seperti badai yang menukik menjulurkan sayang namun ketika hendak kusambut dengan segala cinta yang tersisa kini hilang bak di telan bumi tak tauw arah dan keinginananya hingga menyisakan tanya yang menyelip dalam hati yach kini ku masih terselimut dalam hampa ia pun seperti tak sabar dalam menyikapinya sepertinya harus instan sungguh aku butuh waktu untuk kesana karena aku tak ingin jatuh untuk kedua kalinya biarlah ,... aku butuh pengorbanan karena aku ingin kemenangan semua sepeti mimpi pagi yang terbangun dari sedarku di saat kuletih di saat tak ada cahaya dan semua meredup menutupi harapan yang memudar dan pergi ia selalu sebut diriya bintang yang selalu menemani malam malam ku di saat hening dan sepi dalam kepiluan saat semua seperti angkuh di sini didunia yang nyata tak nyata coba ku titipkan salam kebelet kangenku pada sosok periang yang anggun dengan senyum yang manis entahlah biarlah di sini kujalani seperti air mengalir biarpun hari berganti tanpa ada yang ku mengerti tanpa ada kisi ku jalani antara aku dan kamu dan sebuah hampa singgah dalam kelopak kelopak jiwa ini hemm emang mungkin itu harus terjadi tanpa bisa aku menepisnya meski aku ingini kisi'' dan cerita ini tapi kenyataan berkata lain dan berbeda wahai angin sampaikan salam ku padanya bahwa aku masih merindu sebentuk kasihnya yang senyumnya senantiasa menghias pagiku saat perjalanan ini mulai beku wahai angin kabarkan k\padanya bahwa aku masih di sini menunggu menunggu dalam ketidak pastian dalam fana yang hampa yang menyisa derita dalam kelopak kelopak jiwa remember my for u.! to gadis ayu di sebrang sana yang masih menyisa senyum paginya [21 februari 2010] by boedhy jl aneka warga 24 maret 2012

Minggu, 18 Maret 2012

Rosulullah SAW Bersabda,"Barang siapa yang tujuan utamanya adalah meraih pahala akhirat, niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya berada dalam kalbunya. Menghimpunkan baginya semua potensi yang dimilikinya, dan dunia akan datang sendiri kepadanya seraya mengejarnya. Sebaliknya barang siapa yang tujuan utamanya adalah meraih dunia. Niscaya Allah akan menjadikan kemiskinan benda di depan matanya. Membayarkan semua potensi yang dimilikinya dan dunia tidak mau datang sendiri kepadanya, kecuali menurut apa yang telah di taqdirkan untuknya.“ (HR. Tirmidzi) jakarta 19 maret 2012
hemm terasa hari sangat membosankan sayang kau tak di sampingku saat cerita'' ini butuh tempat tuk endapkan lelah yang tak pasti di sini di batas kota ini di samping makam empat puluh pintu aku lewati siang malam dalam keheningan dalam kesendirian berteman nelangsa yang sepi tanpa ada yang memapah saat ku terseok'' dalam perjalanan yang hampa saat semua seperti angkuh merengkuh harapanku sejenak ku terdiam di sudut senja yang temaram di samping makam empat puluh pintu tergoyah fikiran ini tak tahu kemana hendak menentu arah semua seperti pecah dalam keheningan saat petang mulai menyala ku pu n terhenti di batas kota ini berdiri dalam kesendirian yang terbelenggu debu'' lelah yang letih hendak aku bertanya namun alampun seperti terdiam gelap kini mulai menyala aku masih di sini dalam ketidak pastian dalam langakah goyah tanpa arah seperti raga tanpa ruh sinar purnama yang berseri tak seindah senyumu dulu kemaren kau datang kepadaku bercerita tentang kesedihanmu ohh betapa itu telah jauh dari aku tiada canda mu seperti yang dulu semua telah sirna seperti di telan bumi tak terasa selewat musim terlewti tanpa ada kisi'' cerita tentang engkau dan aku jakarta 18 maret 2012 *boedhy.h

Minggu, 26 Februari 2012

kaca pangilon

Wayah sore sumelang ati tansah trenyuuh kelingan jaman semana rikolo tesih orip ing ndeso koyo angin kang semribit nelangsa kui ngeliwati pepengin ati amargo kasunyatan mung urip sengsoro naliko dino tansah sepi ing pamrih pikiranku koyo andedamar kanginan ngetan ngulon kleang kabur kanginan nggoleti arah ing sajroning rogo ingkang letih Embun wengi kang mrentul mrenthul meling Sak dhuwure gegodongan kang ijo royo'' sumilir Negasake sepiku ing dino iki Kang tansoyo nggubel ing kahanan rogo Sopo nglegowo dowo tanpa warna Naliko wewayangane tak sopo Grimis iseh kemepyur buyar koyo beling beling pangilon kang ajor Neng endi anggonku nggoleki maneh Koco pangilon Banyu tlogo wes katon ijo kebak lumut ing njero kono Ora ono pewayanganku Opo aku iseh prasojo Embun wengi kang adem njenkut Atiku keslamur lumut ing pandungo kang teges leles linuwih nrimo ati tansah nyuwun ing sa lembaring dungo'' tansyah minulyo mugi'' gusti ingkang moho kuoso pinaring derajat lan urip ingkang asrep tuwin becik lan prasojo ing sajroning lelampahaning kulo niki jalmo biasa ingkang nggadahi gegayuhaning urip ing alam ndunyo kangge sangu dumunung alam kelanggengan amien.... jakarta 26 februari 2012
boedhy.h